Setiap Cobaan Datang Sebuah Proses Pendewasaan Diri |

Cara Memperbaiki Mental Anak Yang Sering Dimarahi

Saat anak berbuat kesalahan, sebagai orangtua kita berkewajiban untuk menegur dan meluruskan.

Akan tetapi, rasa lelah, bosan, atau emosi yang tidak terkendali sering membuat kita lupa untuk mendidik anak dengan kelembutan. Sering kita tidak mampu mengendalikan amarah, kelepasan membentak, atau bahkan memukul.

Hal ini tentu sangat menakutkan bagi sang anak, hingga mungkin anak akan mengalami trauma secara psikologis.

Membentak, terlalu sering memarahi, hingga melakukan kekerasan fisik kepada anak berpotensi membuat anak mengalami gangguan perilaku dan depresi di masa depan.

Dia bisa tumbuh sebagai manusia yang agresif, atau sebaliknya terlalu menutup diri. Hal ini merupakan dampak dari trauma mental pada anak dari seringnya dimarahi semasa kecil.

 

Berikut 9 cara memperbaiki mental anak yang sering dimarahi :

1.  Jangan ragu untuk meminta maaf

Dengan tidak malu meminta maaf pada anak dan mengakui kesalahan, anak akan lebih bisa menerima dan memahami bahwa setiap mnusia bisa melakukan kesalahan. Hal ini juga bisa membantu menyembuhkan luka di hatinya.

 

2.  Biarkan anak mengekspresikan perasaannya

Jangan anda memarahinya atau menyuruhnya ketika dia ingin menangis. Jangan larang dia untuk tertawa ketika dia merasa gembira. Hal ini akan membuat emosinya lebih stabil dan terbantu untuk memperbaiki mntalnya.

 

3.  Tunjukkan bahwa anda menyayanginya

Ungkapkan bahwa anda menyayanginya. Jangan ragu untuk memeluk dan menciumnya. Kontak fisik akan lebih bisa mengungkapkan rasa sayang.

 

4.  Perbaiki kualitas komunikasi dengan anak

Ceritakan hari hari anda atau cerita sederhana lainnya. Cara ini akan membut mereka lebih mengenal anda. Dengan begitu anak yang tadinya merasa ketakutan dengan kehadiran orang lain, akan kembali dekat dan senang berinteraksi dengan anda.

 

5.  Pahami karakter anak

Dengan memahami karakter anak, anda dapat menentukan strategi maupun sikap yang tepat untuk mengasuh dan mendidik anak.

 

6.  Beri waktu khusus untuk anak

Kehadiran anda sebagai orang tua sangat dibutuhkan oleh anak. Kehadiran anda sangat berharga, melebihi segala jenis mainan atau hiburan untuk anak.

 

7.  Ciptakan hubungan yang sederhana

Dengan menjadi teman untuk anak, orang tua akan dengan mudah mengenali dunia anaknya dan anakpun akan merasa nyaman berdekatan dengan orang tua.

 

Share Article:

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Notice: Undefined property: stdClass::$data in /home/fakt6635/public_html/wp-content/plugins/royal-elementor-addons/modules/instagram-feed/widgets/wpr-instagram-feed.php on line 4894

Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/fakt6635/public_html/wp-content/plugins/royal-elementor-addons/modules/instagram-feed/widgets/wpr-instagram-feed.php on line 5567

Berita Terbaru

  • All Post
  • Autotekno
  • Beauty
  • Berita
  • Dunia
  • Ekonomi & Bisnis
  • Foto
  • Gaya Hidup
  • ILD
  • Konsultasi
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Photography
  • Redaksi
  • Sosok
  • Travel
  • Uncatagories
  • Warna
    •   Back
    • Politik
    • Hukum
    • Daerah
    • Pendidikan
    • Wawancara
    •   Back
    • Peluang Usaha
    • Entrepreneur
    •   Back
    • Fashion
    • Kesehatan
    • Travelling & Kuliner
    •   Back
    • Motivasi
    • Inspirasi
    • Training & Seminar
    • Info Warga
    • Komunitas
Indonesian Lawyers Directory 11 Juli 2024

Indonesian Lawyers Directory 11 Juli 2024 INDONESIAN LAWYERS DIRECTORY     AKHH LAWYERS                             ADNAN KELANA HARYANTO HERMANTO Stefanus…

FAKTAREVIEW

Mengulas Fakta Dibalik Berita

Join the family!

Sign up for a Newsletter.

You have been successfully Subscribed! Ops! Something went wrong, please try again.
Edit Template

faktareview

Mengulas Fakta Dibalik Berita

Semoga konten-konten faktareview.com yag hadirkan bisa dinikmati, bisa memenuhi kebutuhan informasi serta bisa ikut membangun kesadaran masyarakat  menuju masyarakat yang sejahtera, adil dan makmur.

Terimakasih Telah Berkunjung