Setiap Cobaan Datang Sebuah Proses Pendewasaan Diri |

Dari Seminar Air Power

Penulis : Marsda TNI (Pur) Prayitno Wongsodidjojo Ramelan                 Pengamat Intelijen

Setelah mengikuti seminar Air Power yang diselenggarakan di Seskoau, penulis mencoba membuat beberapa artikel terkait Air Power.

“Kuasai udara untuk melaksanakan kehendak nasional, karena kekuatan

nasional di udara adalah faktor yang menentukan dalam perang modern”

(Bung Karno)

Keynote Speaker Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahyanto :

Pesan Bapak Proklamator Republik Indonesia tersebut masih kita rasakan relevan hingga saat ini. Dan pesan tersebut harus kita jadikan sebagai motivasi dan

inspirasi untuk mewujudkan Airpower TNI Angkatan Udara.

Airpower atau kekuatan udara menjadi penentu kemenangan dalam hampir setiap konflik modern di dunia. Apabila kita melihat kembali ke dalam sejarah peperangan modern, kita akan melihat bahwa kekuatan udara menjadi game changer di medan

pertempuran. Perang Dunia II menjadi catatan sejarah yang lengkap bagi kebangkitan kekuatan udara sebagai senjata mematikan baru dalam pertempuran.

Kita masih ingat bagaimana Armada Pasifik Amerika Serikat di Pearl Harbour dilumpuhkan oleh skadron pesawat pembom dan pesawat tempur Jepang yang diluncurkan dari kapal induk. Sejarah juga mencatat bagaimana battleship Kerajaan Inggris HMS Prince of Wales dan HMS Repulse tidak berdaya menghadapi serangan udara pesawat pembom Jepang di Laut China Selatan pada tahun 1941. Rencana Jepang yang akan menyerang pantai Barat Amerika gagal, karena 4 kapal induknya ditenggelamkan oleh pembom tukik US Navy.

Nilai strategis kekuatan udara mencapai puncaknya ketika pesawat pembom strategis B-29 Super Fortress menjatuhkan bom atom di Hiroshima dan Nagasaki dan mengakhiri perang di Pasifik. Sejarah juga mencatat keberhasilan operasi Badai Gurun Koalisi pimpinan Amerika Serikat di Irak ditentukan oleh kemampuan pesawat siluman F-117 Nighthawk.

F-117 mampu terbang rendah menghindari pantauan radar untuk kemudian menghancurkan instalasi listrik dan melumpuhkan kemampuan pertahanan udara Irak serta membuka jalan bagi gelombang serangan udara selanjutnya. Operasi tersebut terbukti berhasil menarik mundur pasukan Irak dari Kuwait.

Dan yang baru saja terjadi, yaitu konflik antara Azerbaijan dan Armenia di Nagorno Karabakh yang patut kita jadikan lesson learned. Kemenangan Azerbaijan atas Armenia telah membuka mata dunia terhadap kekuatan udara baru yang efektif, efisien dan mematikan, yaitu pesawat tempur nir awak atau unmanned combat aerial vehicle (UCAV). Dan saat ini, kemampuan UCAV tidak hanya digunakan untuk misi penyerangan saja, tetapi drone-drone taktis dan strategis tersebut telah digunakan untuk menjadi mata di angkasa atau eyes in the sky untuk kepentingan ISR di masa damai.

L’histoire se répète

Tantangan yang kita hadapi saat ini dan di masa depan.

Apabila kita mencermati dinamika lingkungan strategis di kawasan, khususnya Indopasifik, trend konflik yang berpotensi terjadi akan berada di domain maritim.

Karakter mandala Indopasifik adalah mandala bagi kekuatan udara dan kekuatan maritim, sebagaimana dahulu saat terjadi Perang Pasifik. Sejarah selalu berulang dan kita harus siap menghadapi berbagai skenario yang mungkin terjadi, termasuk potensi terjadinya spill over konflik di LCS.

Tulisan hasil mengikuti seminar Air Power di Seskoau akan Pray susun dalam beberapa seri. Jadi Bangsa Indonesia harus siap bukan mempersiapkan alutsista semata, inilah tugas utama intelijen mempersiapkan perkiraan intelijen tentang karakter mandala serta perubahan yang mungkin terjadi, lima, sepuluh, duapuluh dan seterusnya. Kata kuncinya “Perkiraan Intelstrat”, yaitu sembilan komponen intelijen strategis.

Pencegahan bekerja paling baik ketika ada garis merah yang jelas, ketika kepentingan vital dipertaruhkan, dan ketika kemampuan diketahui. Mari kita persiapkan menuju Indonesia tangguh dan tidak mudah disentuh. Salam, Pray Old Soldier

Share Article:

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Notice: Undefined property: stdClass::$data in /home/fakt6635/public_html/wp-content/plugins/royal-elementor-addons/modules/instagram-feed/widgets/wpr-instagram-feed.php on line 4894

Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/fakt6635/public_html/wp-content/plugins/royal-elementor-addons/modules/instagram-feed/widgets/wpr-instagram-feed.php on line 5564

Berita Terbaru

  • All Post
  • Autotekno
  • Beauty
  • Berita
  • Dunia
  • Ekonomi & Bisnis
  • Foto
  • Gaya Hidup
  • ILD
  • Konsultasi
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Photography
  • Redaksi
  • Sosok
  • Travel
  • Uncatagories
  • Warna
    •   Back
    • Politik
    • Hukum
    • Daerah
    • Pendidikan
    • Wawancara
    •   Back
    • Peluang Usaha
    • Entrepreneur
    •   Back
    • Fashion
    • Kesehatan
    • Travelling & Kuliner
    •   Back
    • Motivasi
    • Inspirasi
    • Training & Seminar
    • Info Warga
    • Komunitas

FAKTAREVIEW

Mengulas Fakta Dibalik Berita

Join the family!

Sign up for a Newsletter.

You have been successfully Subscribed! Ops! Something went wrong, please try again.
Edit Template

faktareview

Mengulas Fakta Dibalik Berita

Semoga konten-konten faktareview.com yag hadirkan bisa dinikmati, bisa memenuhi kebutuhan informasi serta bisa ikut membangun kesadaran masyarakat  menuju masyarakat yang sejahtera, adil dan makmur.

Terimakasih Telah Berkunjung