Setiap Cobaan Datang Sebuah Proses Pendewasaan Diri |

Rakernas NASDEM Mengukuhkan Surya Paloh Menjadi Patron Terkuat Pada 2024

Rakernas NASDEM Mengukuhkan Surya Paloh Menjadi Patron Terkuat Pada 2024

Penulis : Marsda Pur Prayitno W. Ramelan, Pengamat Intelijen

Berita politik pemilu 2024 mulai menghangat, walau pemilu baru akan dilaksanakan pada 14 Februari 2024, koalisi politik KIB dibentuk oleh Partai Golkar, PAN dan PPP. NasDem membuat gebrakan, dalam Rakernas Rabu (15/6/2022) hingga Jumat 17 Juni 2022, Ketua Umum NasDem Surya Paloh mengumumkan tiga nama calon Capres yang akan diusung yaitu Anies Baswedan (saat ini Gubernur DKI), Ganjar Pranowo (saat ini Gubernur Jateng) dan Andika Perkasa, Jenderal TNI (saat ini Panglima TNI).

Dalam pemilihan capres, NasDem mendengar saran dari pengurus DPW (bottom up). Hasil rekapitulasi suara capres usulan DPW NasDem, Anies Baswedan 31 suara, Ganjar Pranowo 28, Erick Thohir 15, Andika Perkasa 15 dan Rachmat Gobel 13.

Mengapa NasDem cepat nengeluarkan nama capres yang alan diusung? Menurut pak Surya Paloh karena sadar bahwa mereka menyadari kekuatan politik di DPR belum terlalu kuat, sehingga lebih baik mencalonkan capres dari external. Dari data yang ada, pada pilpres 2014 dan 2019 NasDem mencalonkan Pak Jokowi dan sukses menjadi presiden.  Di lain sisi Nasdem sebagai parpol yg baru berkiprah 11 tahun ini sudah bisa berada di posisi 5 besar pada pemilu 2019.

Hasil perolehan suara pemilu  legislatif 2019 sepuluh besar yang ditetapkan KPU, diurutkan berdasarkan suara tertinggi ke terendah:

  1. PDI-P 27.053.961 (19,33 persen)
  2. Gerindra 17.594.839 (12,57 persen)
  3. Golkar 17.229.789 (12,31 persen)
  4. PKB 13.570.097 (9,69 persen)
  5. Nasdem 12.661.792 (9,05 persen)
  6. PKS 11.493.663 (8,21 persen)
  7. Demokrat 10.876.507 (7,77 persen)
  8. PAN 9.572.623 (6,84 persen)
  9. PPP 6.323.147 (4,52 persen)
  10. Perindo 3.738.320 (2,67 persen).

Strategi Nasdem ini merupakan upaya menarik minat kelompok nasionalis utamanya walau proses masih cukup panjang. Sementara Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 3 Tahun 2022 tentang Tahapan, Jadwal dan Program Pemilu 2024, tahapan pemilu yang dimulai sejak 14 Juni 2022 sebagai berikut :

  1. Pendaftaran dan verifikasi calon peserta Pemilu pada 29 Juli hingga 13 Desember 2022.
  2. Penetapan peserta Pemilu pada 14 Desember 2022.
  3. Pencalonan anggota DPD pada 6 Desember 2022 hingga 25 November 2023.
  4. Pencalonan anggota DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/kota pada 24 April 2023-25 November 2023.
  5. Pencalonan presiden dan wakil presiden pada tanggal 19 Oktober 2023 hingga 25 November 2023.
  6. Kampanye selama 75 hari mulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024.

7.Pemungutan suara Pemilu 2024 diselenggarakan pada 14 Februari 2024.

Analisis

Dalam dinamika politik menuju 2024, umumnya parpol melakukan n membentuk koalisi, terutama parpol papan tengah untuk tercapainya syarat 20% untuk pengajuan capres (presudential threshold). Kini sudah  terbentuk KIB antara Golkar sebagai parpol papan atas dan PPP serta PAN sebagai parpol papan tengah dan bawah. Koalisi ini nampaknya akan diarahkan mengusung Ketum Golkar Airlangga sebagai capres, hanya sayangnya elektabilitas Airlangga saat ini masih sulit bersaing dengan Ganjar, Prabowo dan Anies. Nah, NasDem berbeda strategi, awalnya menggunakan pendekatan mengumumkan capres external dan akan ditentukan satu calon pada saatnya.

Sebenarnya kalau terbaca dari teori intelijen (conditioning) ada yang lebih penting dan lebih besar sasaran strategis rakernas NasDem tersebut. Nama-nama tiga calon adalah betul terseleksi oleh stering commite, tetapi dalam ilmu penggalangan ini adalah sarana yang paling menarik perhatian masyarakat. Masyarakat yang ingin tahu siapa calon capres NasDem akan mengikuti berita rakernas. Kelebihan dan kekuatan NasDem adalah pak Surya memiliki Metro TV sebagai media berita utama.

Nah, banyaknya mata yang melihat karena ingin tahu itu kemudian diisi dengan pidato Ketum NasDem Surya Paloh yang mengumumjan calon capres yang akan diusung. Pidato Surya Paloh yang tersusun dengan baik, ditujukan mengisi relung hati dan bawah sadar pemirsa. Pidato itu menurut penulis sangat kuat, hebat, jujur, sadar diri, menempatkan posisi politik kebangsaan, low profile, dengan menegaskan “Restorasi Meneguhkan Politik Kebangsaan”.

Sebagai orator ulung Surya Paloh memasuki alam bawah sadar pemirsa bahwa NasDem adalah parpol nasionalis yang sangat diinginkan oleh masyarakat untuk masa depan. Bahasa intelijen “Let them think, let them decide”, publik dibiarkan berfikir dan kemudian dibiarkan memutuskan.

Di lain sisi, dari teori politik, dengan budaya paternalistik,  parpol pada papan atas, yaitu PDIP dan Gerindra kuat bertahan dan besar karena peran Ibu Megawati dan Pak Prabowo sebagai ‘patron’ sangat tinggi. Sementara Golkar, PKB bukanlah partai yang memiliki patron, partai lama dan umat. Nah, disinilah nilai tertinggi Rakernas NasDem menurut penulis, intinya menegaskan dan mendudukkan pak Surya Paloh sebagai patron, bukan hanya di NasDem tetapi di kalangan simpatisan nasionalis lainnya. Pak Surya dan Pak Prabowo keduanya adalah mantan petinggi Golkar, karena itu bukan tidak mungkin suara Golkar bisa tergerus oleh kedua patron tersebut pada pemilu 2024. Dalam urusan patron dan daya tarik parpol nasionalis,  strategi ‘gal’ NasDem kini selangkah lebih maju dibandingkan Gerindra.

Kesimpulan

Rakernas NasDem menurut  penulis  telah menuai sukses besar dalam sebuah strategi politik. Hajatan ini telah meneguhkan pak Surya Paloh sebagai patron. Penulis  prediksikan akan membawa angin segar, berdampak positif  menaikkan perolehan suara NasDem pada pemilu 2024. Sangat besar kemungkinan NasDem akan menjadi parpol papan atas, bersaing dengan PDIP dan Gerindra.

Pada era demokrasi keterbukaan masa kini, rakyat semakin pintar dan butuh transparansi. Patron tidak cukup hanya menjadi simbol dan sebagai pajangan belaka, butuh sosialisasi dan berbicara sebagai tokoh yang bisa dipercaya dan disukai. Disinilah Pak Surya Paloh satu atau bahkan  dua langkah lebih maju dibandingkan dua patron lainnya. Semoga bermanfaat, Pray Old Soldier.

 

Jakarta, 19 Juni 2022

 

Share Article:

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Notice: Undefined property: stdClass::$data in /home/fakt6635/public_html/wp-content/plugins/royal-elementor-addons/modules/instagram-feed/widgets/wpr-instagram-feed.php on line 4894

Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/fakt6635/public_html/wp-content/plugins/royal-elementor-addons/modules/instagram-feed/widgets/wpr-instagram-feed.php on line 5564

Berita Terbaru

  • All Post
  • Autotekno
  • Beauty
  • Berita
  • Dunia
  • Ekonomi & Bisnis
  • Foto
  • Gaya Hidup
  • ILD
  • Konsultasi
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Photography
  • Redaksi
  • Sosok
  • Travel
  • Uncatagories
  • Warna
    •   Back
    • Politik
    • Hukum
    • Daerah
    • Pendidikan
    • Wawancara
    •   Back
    • Peluang Usaha
    • Entrepreneur
    •   Back
    • Fashion
    • Kesehatan
    • Travelling & Kuliner
    •   Back
    • Motivasi
    • Inspirasi
    • Training & Seminar
    • Info Warga
    • Komunitas

FAKTAREVIEW

Mengulas Fakta Dibalik Berita

Join the family!

Sign up for a Newsletter.

You have been successfully Subscribed! Ops! Something went wrong, please try again.
Edit Template

faktareview

Mengulas Fakta Dibalik Berita

Semoga konten-konten faktareview.com yag hadirkan bisa dinikmati, bisa memenuhi kebutuhan informasi serta bisa ikut membangun kesadaran masyarakat  menuju masyarakat yang sejahtera, adil dan makmur.

Terimakasih Telah Berkunjung